Kajur BPI di “matamaba” PAI IAIN PONOROGO

Jumat, 16 Oktober 2020.

Mewakili “ruh” bolo BPI, pak Kajur diundang mengisi materi analis diri di Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Ponorogo. Kudune, sebelum analisa diri, kita perlu mengenal diri kita, mamahami asal penciptaan, tujuan, dan bagaimana berma’rufria bersama ciptaan yang lain.

Pengenalan terhadap diri yang mendasar, memahami “bahan dan potensi” ( lebih sempurna di lengkapi ghoyahnya sisan) kemudian mengolahnya menjadi pusaka yang ampuh dan bermanfaat optimal.

Lha,,, ada tiga aspek bagian dari kita ini, siji jasmani adalah aspek organ fisik-biologis manusia dengan segala perangkatnya (setiap makhluk biotik lahiriah
memiliki unsur material yang sama, yaitu unsur tanah, api, udara, dan air- AVATAR le awakmu kwi..), sanjennya agar sehat, masih bayi ya asi, dah gede ngopi, mecel, marung, gowes, ngukur jalan, olah rogolah. Keduo, Aspek nafsani adalah aspek yang bekaitan dengan mental, emosi, kognisi, dan konasi. Biar waras aspek nafsani ini kudu doyan ngaji, membaca, membuka wawasan, ngungkal otak (macak pinter) kadang juga dolan, menikmati persahabatan, melakukan hal baru yang kreatif , unik jur kudu sarngie kel kel kel.

Ngaspek ke tiga ruhani adalah aspek yang bersifat spiritual-transendental, Ojo mung ngaji syareโ€™at bloko Gur pinter ndongeng nulis lan moco. Sehat, sterek, samlohay, taunya mutungan, mental buruk, stres, penakut, iren kan lucu. Skarang anggep aja dah, sehat, mantab bodi dan jiwa, ahli syariat, jenius, cuman liat pocong ngaciiir, kemana kegagahan, tumpukan perpustakaan, rapalan zus 31,,, kel, kel, kel.

Inilah perlunya ruhani, aspek terpenting dalam diri kita, dimana kesejatian menjadi dirimu, terbebas dari sekat jasmani, menjadi raja dari nafsani, Engkaulah Ruhani.

Mulakno, kapan-kapan rawuh di ngaji Pramonorogo Cah BPI FUAD IAIN Ponorogo, ben atine ora peteng lan nistho…

salaam.

.

2 thoughts on “Kajur BPI di “matamaba” PAI IAIN PONOROGO”

Comments are closed.