Diskusi Seminar Online Dari Trust Psikologi Indonesia-Jakarta Bersama Mahasiswa BPI IAIN Ponorogo

kegiatan Komunitas Psikologi Populer yang dimana diketuai Sekaligus Pemateri oleh Bu Rosnalisa Z, Psikolog Dari Trust Psikologi Indonesia Jakarta dibantu relawan Mahmud Budi Santoso_ Mahasiswa Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam serta Ahmad Sauqi
S.Psi dari Trust Psikologi Indonesia-Jakarta dengan Tema Resensi Flim
“Ayah Mengapa Aku Berbeda” di Group Whatsapp Komunitas Psikologi Populer pada Rabu 6 Januari 2021 pada pukul 19.15 WIB  flim “Ayah Mengapa Aku Berbeda” Mengisahkan Ayah,Mengapa aku Berbeda? karya pengarang Agnes Davonar. Ayah,Mengapa aku Berbeda? adalah sebuah novel yang diangkat dari kisah perjuangan hidup Angel, seorang gadis cilik tunarungu yang cacat sejak dilahirkan. Ibunya meninggal ketika ia terlahir dan ayahnya kemudian menjadi orang tua tunggal yang merawatnya dengan tulus. Walau Angel tak bisa mendengar apapun di dunia ini, Ayahnya berusaha membuatnya mandiri dan hidup dalam keadaan seperti anak-anak normal lainnya. Angel yang dianggap cacat harus berjuang keras untuk dapat diterima dalam sekolah umum. Selain itu, ia harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua orang yang mau menerima kehadirannya. Sekalipun harus menderita untuk mengejar pendidikan oleh hinaan dan caci maki sekitarnya, Angel tidak menyerah. Di saat bersedih, ia menemukan sesuatu dalam hidupnya. Angel memiliki bakat bermain piano walau mustahil baginya untuk mendengar apa yang ia mainkan sendiri. Hingga akhirnya ia tampil di konser panggung yang diadakan oleh sekolah, dan seketika itu semua terdiam dan terharu, Ibu Kepala Sekolah dan ibu Katrina tak kuasa menahan air matanya, semua penonton bertepuk tangan dan memberikan rasa hormat kepada Angel. Walau angel terlahir tidak sempurna dalam hidupnya tapi kini Angel percaya, bahwa Tuhan menciptakannya ke dunia ini dengan suatu tujuan, tujuan yang harus ia perjuangkan dengan keterbatasan fisiknya.

Angel yang berhasil melewati masa kecilnya dengan penuh rintangan dan perjuangan. Angel pindah ke sebuah sekolah swasta dimana akhirnya dia dipertemukan kembali dengan Hendra sahabat kecilnya. Namun Agnes, musuh Angel ternyata juga pindah ke sekolah yang sama dan mereka satu kelas. Dendam yang sejak kecil terpendam akhirnya kembali terjadi ketika Martin, cowok yang dipuja Agnes menyukai Angel. Namun Hendra selalu menghalangi segala kejahatan Agnes terhadap Angel. Suatu ketika, Angel bertemu dengan Ferly di sebuah toko buku. Hingga akhirnya Angel bekerja di tempat yang sama dengan Ferly di café Piano sebagai pemain piano.

Kondisi seperti ini membuat hubungan angel dan Ferly membaik, dan ternyata mereka memilikiperasaan yang sama. Angel memang telah jatuh cinta pada Ferly, meskipun ferly hanyalah seorang pelayan café yang selalu menguatkan hatinya untuk tetap semangat. Di saat kebahagiaan mulai mendekat dalam hidupnya, cobaan berat kembali hadir dalam hidup Angel ia harus menerima kenyataan bahwa ferly meninggal akibat kecelakaan ketika ingin menjeput Angel. Ferly meninggal sambil mengenggam setangkai bunga mawar untuk diberikan kepada Angel. OSKANOLEH KIKI RIZKY

 

20,007 thoughts on “Diskusi Seminar Online Dari Trust Psikologi Indonesia-Jakarta Bersama Mahasiswa BPI IAIN Ponorogo”

  1. As I website possessor I believe the content matter here is rattling wonderful , appreciate it for your hard work. You should keep it up forever! Best of luck.

  2. Hello there, I found your blog via Google while looking for a related topic, your website came up, it looks good. I’ve bookmarked it in my google bookmarks.

  3. Thanks for another magnificent post. Where else could anybody get that type of information in such a perfect way of writing? I have a presentation next week, and I am on the look for such info.

  4. It抯 really a great and helpful piece of info. I抦 glad that you shared this helpful info with us. Please keep us up to date like this. Thank you for sharing.

  5. Today, taking into consideration the fast way of living that everyone is having, credit cards have a big demand throughout the market. Persons coming from every area are using credit card and people who are not using the credit card have lined up to apply for just one. Thanks for expressing your ideas on credit cards.