PROFIL

PROFIL JURUSAN/PROGRAM STUDI

Nama Program Studi/Jurusan                        : Bimbingan Penyuluhan Islam

Jenjang                                                            : Strata 1 (S1)

Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) diproyeksikan untuk mempersiapkan sumber daya manusia profesional yang handal dalam bidang pembimbingan, penyuluhan, dan konseling permasalahan sosial, secara spesifik persoalan keluarga, dengan pendekatan Bimbingan Penyuluhan Islami. Mahasiswa Program Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI)  Fakultas  Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Ponorogo berasal dari berbagai macam latar belakang pendidikan seperti pesantren, MAN, MAS, dan SMU dan SMK yang berdomisili di Ponorogo dan kabupaten-kabupaten di sekitarnya, khususnya di Jawa Timur bagian barat dan Jawa Tengah bagian timur, serta dari berbagai propinsi di Indonesia. Mereka juga berasal dari berbagai kultur dan tingkat sosial yang beragam. Keadaan ini memberi nuansa kemajemukan sehingga tercipta suatu interaksi yang dinamis dalam kehidupan kampus.

Struktur organisasi Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Ponorogo ini menyatu dengan struktur organisasi Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah dengan IAIN Ponorogo.  Organisasi IAIN sendiri disusun sesuai dengan   PP No. 60 Tahun 1999 dan Statuta IAIN Ponorogo tahun 2016. Struktur ini di desain untuk menjawab tantangan dan peluang yang dihadapi program studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) dalam mengimplementasikan visi, misi, sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan. Dekan Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah saat ini adalah Dr. Ahmad Munir, M.Ag. Wadek I Dr. M. Tasrif, M.Ag, Wadek II Dr. M. Irfan Riyadi, M.Ag, Wadek III Drs. H. Agus Romdlon, M..H.I., sedangkan Ketua Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) adalah  M. Nurdin, M.Ag.

Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) diasuh oleh 6 orang dosen tetap prodi  yang kesemuanya memiliki keahlian sesuai Prodi. (keahlian sesuai Prodi). Tingkat pendidikan dosen tetap sesuai program studi cukup representatif yaitu minimal berpendidikan S-2.

Sedangkan tenaga pendukung prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), untuk staff administrasi  2 orang,  pustakawan ada 5 orang terdiri atas; 2 orang berpendidikan S2,  dan 3 orang berpendidikan S1.   Melihat jumlah tenaga pendukung dan jumlah mahasiswa, maka tenaga pendukung ini sudah cukup untuk melayani kebutuhan mahasiswa.

Jumlah mahasiswa sampai dengan tahun akademik 2018-2019 adalah 96 dengan 62 mahasiswa aktif pada tahun pertama dan 34 mahasiswa aktif pada tahun kedua.  Mahasiswa BPI memiliki latar belakang pendidikan yang beragam yang merupakan lulusan dari SMA, MA, dengan latar belakang sosial ekonomi mayoritas menengah ke bawah yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Berbagai sarana dan prasarana perkuliahan termasuk fasilitas pendukung lainnya sudah tersedia, seperti gedung kuliah, tempat parkir, masjid, toilet, taman, laboratorium terpadu (bahasa, komputer, laboratorium Tafsir Hadits, Bimbingan Penyuluhan Islam), perpustakaan, laptop, LCD, TV, VCD player, internet, 2 bis, 7 mobil xenia, 1 mobil kijang, 1 mobil Xtrail, 1 mobil Inova, gedung olah raga, gedung untuk kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa, dan lain-lain.

Program Studi  Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) ini diselenggarakan di kampus 2 Jl. Puspita Jaya, Krajan, Pintu, Kec. Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 63492. Lokasi ini cukup strategis, mudah dijangkau, dan cukup kondusif bagi proses pembelajaran karena lokasi kampusnya berada di lingkungan yang asri.

Pemenuhan kebutuhan mahasiswa yang berkaitan dengan administrasi akademik telah dikembangkan sistem komputer on line OPAK antar program studi guna memudahkan mahasiswa mengakses data tentang hal-hal yang berhubungan dengan administrasi umum, keuangan dan akademik. Informasi yang dapat diakses oleh mahasiswa antara lain: matakuliah yang ditempuh dalam KRS, daftar IP dan IPK, nilai dalam KHS, jadwal mata kuliah, dosen wali, kalender akademik dan lain-lain. Sedangkan untuk menunjang semua kegiatan yang ada di prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), maka dana operasional prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) bertumpu pada dana DIPA. Dana DIPA sendiri bersumber dari dana APBN dan dana PNBP. Dana PNBP merupakan dana yang diperoleh dari mahasiswa yang kemudian di setor kepada Kas Negara dan selanjutnya diambil kembali dan dimanfaatkan untuk kegiatan mahasiswa. Dana PNBP ini meliputi dana yang berasal dari pembayaran SPP.

Kurikulum Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) merupakan implementasi dari visi, misi, tujuan dan sasaran yang secara operasional dilakukan dalam rangka menghasilkan lulusan yang unggul dalam bidang Bimbingan Penyuluhan Islam.  Kurikulum yang berlaku  pada prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) ini adalah kurikulum hasil penyusunan tahun 2016. 

Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI)  mempunyai beban studi sebanyak 146 SKS yang disebarkan dalam 8 (delapan) semester dan dapat ditempuh sekurang-kurangnya  dalam 8 (delapan) semester dan selama-lamanya 14 (empat belas) semester. Perkuliahan dilaksanakan secara terintergrasi di antara mata kuliah yang ditawarkan dalam satu semester. Kuliah diberikan dalam bentuk tatap muka, diskusi, praktek lapangan, penelitian, pengembangan minat, seminar dan lokakarya.

Dosen dan mahasiswa Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) telah melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi yang meliputi penulisan karya ilmiah, penelitian, publikasi dan pengabdian pada masyarakat. Semua kegiatan ini dapat terselenggara secara mandiri  berkat kerjasama dengan institusi/lembaga terkait.